Postingan

Menampilkan postingan dengan label antropologiub

Hari Penghapusan Diskriminasi Rasial: Pentingnya Pemahaman Multikulturalisme dalam Masyarakat Indonesia

Indonesia merupakan negara yang terdiri dari beranekaragam suku bangsa. Keanekaragaman ini menimbulkan berbagai konflik yang mengatasnamakansuku bangsa ataupun ras. Perbedaan ras tak jarang menimbulkan sikap diskriminatif dalam suatu masyarakat. Sikap diskriminatif ini bisa muncul akibat perbedaan kebudayaan, keturunan, kepercayaan, etnis, dan lain sebagainya. Banyak studi psikologi sosial meyakini bahwa stereotip merupakan motor yang menggerakkan prasangka (Baron & Byrne, 2000; Jones, 1997 ; Madyaningrum 2012 ). Selanjutnya, ketika mendapat stimulasi dan konteks sosial yang tepat, prasangka akan mendorong munculnya sikap dan perilaku diskriminatif (Jones, 1997 ; Madyaningrum 2012). Pemerintah Indonesia telah menjamin persamaan hak warga negara yang ditulis dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 (kemenkeu, 2008). Namun, pada kenyataannya masih banyak praktik tindakan diskriminatif yang terjadi di Indonesia. Menurut Herdi Sahrasad dalam jurnal yang ditulis oleh Hesti Armiwulan...

Generasi Sehat Tanpa Narkoba

Gambar
Generasi Sehat Tanpa Narkoba Tanggal 26 Juni setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Anti Narkoba Sedunia, hal tersebut sebagai bentuk keprihatinan sekaligus kepedulian terhadap ancaman bahaya narkoba. Adanya peringatan tersebut juga sebagai upaya menyadarkan manusia sedunia guna membangun solidaritas seluruh bangsa untuk bersama-sama mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Menurut data World Health Organization (WHO) pada tahun 2017 tercatat lebih dari 200.000 kasus kematian akibat penyalahgunaan narkoba tiap tahunnya. Generasi muda utamanya menjadi kelompok yang rentan terhadap penggunaan narkoba dikarenakan berbagai faktor, seperti memenuhi kebutuhan psikis akibat tekanan lingkungan sekitar atau hanya sekedar sebagai penanda agar diterima dalam suatu kelompok. Hal tersebut secara tidak langsung menjadi faktor masih maraknya peredaran narkoba di dunia.            Risiko yang harus ditanggung oleh penggun...

Menjaga Bumi dengan Hal Sederhana

Gambar
 Menjaga Bumi dengan Hal Sederhana       Setiap tahun, tepatnya pada tanggal 22 April diperingati sebagai Hari Bumi yang menjadi pencetus berbagai gerakan lingkungan di seluruh dunia. Hari Bumi pada awalnya bertujuan untuk meningkatkan apresiasi dan kesadaran  manusia terhadap bumi yang menjadi hunian ternyaman sampai saat ini. Tercetusnya Hari Bumi dicanangkan oleh  s enator asal Amerika Serikat bernama Gaylord Nelson pada tahun 1970 yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang lingkungan. Gagasan tentang pe ringatan Hari Bumi tersebut disampaikan oleh  N elson pada tahun 1969 yang diawali oleh keresahannya terhadap kebutuhan untuk mengangkat isu-isu lingkungan hidup dalam kurikulum resmi perguruan tinggi. Dukungan terhadap Nelson mencapai puncaknya pada tanggal  22 April 1970 yang mana pada saat itu terdapat 20 juta orang turun ke jalan untuk berdemontrasi dan memadati kawasan  Fifth Avenue  di New York, Amerika Serikat guna me...

Hari Gerakan Satu Juta Pohon

Gambar
Memaknai Hari Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia Sejatinya  pe rayaan  har i   satu juta  pohon   tidak semata-mata   dilakukan sebagai bentuk formalitas selebrasi tahunan .   N amun lebih kepada penanaman nilai edukatif secara jangka panjang .  Dengan demikian   diharapkan mampu  men cipta kan  suatu aksi yang lebih nyata dalam menjaga kelangsungan ekosistem, salah satunya dengan menanam dan menjaga keberadaan pohon. Pohon merupakan batang hidup dengan juntaian daun hijau dan memiliki kemampuan untuk berfotosintesis, yang mana dengan adanya proses tersebut  pohon  menjadi  salah satu komponen paling penting dalam kehidupan manusia  dan  makhluk hidup lainnya. Pohon  mengurangi kadar karbon dioksida dan menghasilkan oksigen, serta menahan laju air sehingga mampu membantu penyerapan air oleh tanah. Menurut penelitian, tegakan hutan yang berdaun jarum mampu membuat 60 persen air...