Selasa, 27 Maret 2018

Layar Tancep 2018 : The Bitcoin Gospel

Layar Tancep 2018

The Bitcoin Gospel

HIMANTARA mempersembahkan acara rutin tahunanyaitu Layar Tancep. Layar Tancep kali ini mengangkat temaregulasi hukumdimana film yang dipilih berjudul The BitcoinGospel yang merupakan film dokumenter. Film ini berisitentang sejarah terciptanya sebuah teknologi dalam duniaekonomi yang baru. Tidak hanya memaparkan sejarah daribitcoin sajatetapi juga memaparkan cara kerja bitcoin sertapandangan masyarakat dari beberapa negara mengenai teknologiyang sedang mendunia iniBukan hanya keuntunganpenggunaan bitcoin saja yang dipaparkan dalam film initetapi juga mengungkap dampak dari transaksi melalui bitcointerhadap dunia sosialpolitikdan ekonomi. Pemateri yang dipilih ialah Nindyo B. Kumoro, M.A., selaku dosen antropologiUniversitas Brawijaya.

Acara ini dilaksanakan pada hari rabu, tanggal 14 Maret2018 bertempat di Gedung B Fakultas Ilmu Budaya ruang 2.4. Acara dibuka pukul 18.40 WIB oleh kedua MC yaituNurhikmah dan Abdurassyid selaku mahasiswa antropologiangkatan 2016. Disambut dengan pidato singkat dari ketuapelaksana yaitu Wan Farendra yang sedikit memaparkan latarbelakang pemilihan temaKemudian acara dimeriahkan denganpenampilan dari Teater Hening dengan anggota dari mahasiswaantropologi yang bernama Defi Findianti dan Faith Liberta A.M angkatan 2016 serta Devon Subhan, Rama Setya, dan Nuraini dari angkatan 2017 dimana mereka mengangkat tema kapitalis.Cerita dimulai dengan penyombongan diri kaum kapitalis yang telah menguasai industri di Indonesia kemudian muncul rakyat jelata yang kelaparan memohon belas kasih kaum kapitalis.Penampilan mereka begitu apik dibawakan dengan situasi seriusdan cerita yang mudah diterima oleh penonton. Para penontonpun ikut terbawa suasana yang dibangun dari penampilanmerekaSetelah itu pemutaran film Bitcoin Gospel dimulai padapukul 19.05 WIB dan selesai pada pukul 19.54 WIB.

Acara dilanjutkan dengan diskusi yang diawali denganpemaparan bitcoin secara singkat oleh pemateri. Pemaparanmateri menjelaskan secara singkat bagaimana fungsi bitcoinmengapa dibentuk bitcoinsekaligus dampak dan bagaimanaIndonesia menyikapi bitcoinBeliau mengatakan bahwa bitcoinhadir agar uang tidak lagi diciptakan oleh pihak yang memilikikehendak (diatur negara), tetapi agar dapat diatur oleh teknologiyang diciptakan oleh seorang anonym. Tujuan hadirnya bitcoin ialah agar bitcoin dapat menjadi simbol gerakan kebebasan ataulibertarianBeliau juga menyatakan bahwa sistem pelegalanbitcoin akan membawa keefektifan transaksi jika pengguna tahukonsekuensi masing-masingPengaturan aparatur negara disinimasih sangat diperlukan agar mampu mengontrol sebagianmanusia yang tidak mampu menggunakan bitcoin karena posisimereka dapat dirugikan.

Setelah pemaparan dari Bapak Donimaka dilanjutkandengan sesi tanya jawab, di mana dalam barisan audience adapengguna bitcoin yang menjelaskan bagaimana benefit yang didapat dalam menggunakan bitcoinDia mengatakan bahwabitcoin tidak menimbulkan kerugian ataupun tidakmenjerumuskan pada kebebasantetapi bitcoin dapat membantumempermudah transaksi dan memberikan banyak keuntunganbagi pengguna. Terdapat salah satu audience dari mahasiswaantropologi yang mengatakan bahwa Indonesia mungkinmenolak bitcoin karena memang belum siap dalam budayanyatetapi lambat laun bitcoin juga akan diterimaPematerimenekankan bahwa bitcoin tidak akan menimbulkan masalahjika peran negara tidak digeser sepenuhnya

Demikian mari kita menjadi masyarakat yang cerdas dalammenggunakan teknologi dengan mengetahui bagaimana benefitdan dampak yang akan ditimbulkan dalam penggunaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar